Tampilkan postingan dengan label MATEMATIKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATEMATIKA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Agustus 2014

Tips Perkalian 2 digit dengan angka depan sama tapi belakang tidak sama dengan 10

|0 komentar
Tips Perkalian 2 digit dengan angka depan sama tapi belakang tidak sama dengan 10, Sekarang yang depan sama, tapi yang belakang kalau dijumlah tidak 10, 
contoh:
18 x 17 = ..................?
kalau kita lihat, angka depannya sama, tapi yang belakang kalau dijumlahkan bukan 10
kalau terima soal seperti ini, langkahnya 
18 × 1 = 18, 
kenapa dikali 1, karena angka depan 18 dan 17 adalah 1 (kedua angka yg depan dua2nya harus sama), 
lalu 7 ×1 = 7, begitu juga yg ini kenapa dikalikan 1, sama seperti diatas.
setelah itu jumlahkan 
18 + 7 = 25 (depan) 
Lalu kedua 
8 × 7 = 56 (belakang) 
lalu jumlahkan seperti ini 
25 
56 
———+ 
306 ---------------> ini jawabannya
contoh lainnya:
79 x 76= .................?
ingat depan sama, belakang tidak 10 
79 × 7  = 553, lalu angka kedua yg belakang dikalikan angka 7 karena sama - sama tujuh 
  6 × 7  = 42 
——  + 595 (depan) 
Lalu yang belakang 
9 × 6 = 54 (belakang) 
lalu jumlahkan seperti ini 
595 
54 
——-+ 
6004 ------------------> inilah jawabannya. 
Sangat mudah, gampang dan cepat…
bila sudah dipahami tips cepat tersebut, penulis jamin dalam penyelesaian soal model tersebut tidak sampai menghabiskan waktu 1 menit…
Sukses test Aritmatika.. sukses menjadi pegawai yang diimpikan…

Selasa, 29 November 2011

LUAS DAN VOLUME BANGUN RUANG SISI LENGKUNG

|0 komentar
1. TABUNG
1.1. Pengertian Tabung
Tabung adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua sisi yang kongruen dan sejajar yang berbentuk lingkaran serta sebuah sisi lengkung.
1.2. Unsur-unsur Tabung
Tabung memiliki 2 rusuk dan 3 sisi.
1.3. Luas dan volume tabung
•Luas permukaan tabung atau luas tabung:
L = luas sisi alas + luas sisi tutup + luas selimut
      tabung
  = π r2 + π r2 + 2 π r t

   = 2 π r2 + 2 π r t
   = 2 π r (r + t)

•Luas tabung tanpa tutup :
Ltanpa tutup = luas sisi alas + luas selimut
               = π r2 + 2 π r t
•Volume tabung :
V = luas alas x tinggi
   = π r2 x t
   = π r2 t
2. KERUCUT
2.1. Pengertian Kerucut
Kerucut adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi alas berbentuk lingkaran dan sebuah sisi lengkung.
2.2. Unsur-unsur Kerucut
Kerucut memiliki 1 titik sudut, 1 rusuk dan 2 sisi .



2.3. Luas dan volume kerucut
• Luas permukaan kerucut atau luas kerucut :
L = luas sisi alas + luas selimut kerucut
   = π r2 + π r s
   = π r (r + s)

•Volume kerucut :
V = 1/3 x luas alas x tinggi
   = 1/3 x π r2 x t
   = 1/3 π r2t

3. BOLA
3.1. Pengertian Bola
Bola adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah sisi lengkung/kulit bola.
3.2. Unsur-unsur Bola
Bola memiliki satu sisi.

3.3. Luas dan volume Bola
•Luas bola :
L = 4 x luas lingkaran
   = 4 x π r2
   = 4 π r2
•Volume bola :
V = 4 x volume kerucut
  = 4 x 1/3 π r2 t
karena pada bola, t = r maka
  = 4 x 1/3 π r2 r
  = 4 x 1/3π r3
  = 4/3 π r3

Unsur-Unsur Tabung dan Kerucut

|1 komentar
Pembahasan sisi bangun ruang kali ini hanya ditujukan pada sisi bangun sebagai sekat yang membatasi antara bagian dalam dan bagian luar bangun ruang itu.  Perhatikan Gambar. Gambar itu menunjukkan sebuah tabung yang terbentuk dari sebuah segi empat ABCD yang diputar terhadap sumbu AD sejauh 3600, atau satu putaran penuh.
Gambar:tabung 3.jpg
  1. Ada dua sisi, yaitu sisi alas dan sisi atas yang sama bentuk dan ukuran serta sejajar, masing-masing berbentuk lingkaran yang berpusat di A dan D.
  2. Jarak alas dan tutup disebut tinggi tabung. Tinggi tabung dinotasikan dengan t.
  3. Jari-jari lingkaran dari alas dan tutup adalah AB, sedangkan diameter nya BB' =2AB. Jari-jari tabung dinotasikan dengan r, sedangkan diameter tabung dinotasikan dengan d.
  4. Selimut tabung merupakan bidang lengkung.
Dengan cara yang sama, dari sebuah ∆ ABC pada Gambar dapat dibuat sebuah kerucut dengan cara memutar segitiga siku-siku ABC terhadap sumbu AC sejauh 3600 seperti tampak pada Gambar .
Gambar:kerucut 2.jpg
Unsur-unsur kerucut adalah sebagai berikut.

  1. Sisi alas berbentuk lingkaran berpusat di titik A.
  2. AC disebut tinggi kerucut.
  3. Jari-jari lingkaran alas, yaitu AB dan diameternya BB' = 2AB.
  4. Sisi miring BC disebut apotema atau garis pelukis.
  5. Selimut kerucut berupa bidang lengkung.
Dari uraian di atas, diperoleh bangun-bangun yang memiliki bidang lengkung dan bidang datar. Bidang lengkung dari bangun-bangun tersebut berupa selimut dan bidang datarnya berupa lingkaran.